Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you are agreeing to our Privacy Policy.

Mengingat durasinya yang singkat, sangat makruh hukumnya menunda-nunda shalat Maghrib tanpa udzur syar'i.

Set in the remote village of Jatijajar in Central Java, the story follows two schoolboys, Adi and Saman, who are frequently disciplined by their strict teacher, Ms. Woro. Frustrated, they curse her just as the Maghrib prayer call (Adhan) begins—a time traditionally considered spiritually dangerous in Indonesian folklore.

"Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah." "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah." (HR. Abu Daud)

: Saman eventually dies under mysterious circumstances, leaving Adi alone and traumatized. Another girl in the village, Ayu , who is sensitive to the supernatural, realizes that the village is being terrorized by a spirit that specifically targets those who disrespect the sacred Maghrib hour.

Saat Waktu Maghrib Full, langit berubah menjadi warna-warna yang indah, dari merah, jingga, hingga ungu. Cahaya matahari yang lembut dan tidak terlalu keras membuat suasana menjadi lebih santai dan damai. Momen ini sangat tepat untuk melakukan aktivitas yang dapat membuat kita lebih dekat dengan Allah SWT, seperti berdoa, membaca Al-Qur'an, atau sekadar menikmati keindahan alam.

Berdasarkan hadis sahih, tahanlah anak-anak di dalam rumah pada awal waktu Maghrib hingga waktu Isya, demi menjaga mereka dari gangguan makhluk halus.