اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ (Allahumma laa tahrimnaa ajrahu wa laa taftinnaa ba'dahu waghfir lanaa wa lahu) "Ya Allah, janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau fitnah kami setelah wafatnya, serta ampunilah kami dan dia." (Jika jenazah perempuan, ubah dhomir menjadi "ajrahaa", "ba'dahaa", dan "lahaa").
Praktik pembacaan setelah pemakaman bertujuan mengingatkan (mentalqin) mayit tentang kalimat tauhid dan jawaban atas pertanyaan Munkar & Nakir. teks tajhiz jenazah kamil
Apakah Anda ingin fokus mempelajari tata cara pengurusan jenazah untuk kondisi khusus (seperti atau korban kecelakaan )? Posisikan jenazah di tempat yang tinggi (tempat tidur
Posisikan jenazah di tempat yang tinggi (tempat tidur khusus memandikan jenazah) agar air kotor tidak mengenai badan jenazah. Bersihkan kotoran (najis) dari perut dan qubul/dubur dengan tangan kiri yang dibalut kain/spons. janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya
"Allahumlaa tahrimnaa ajrahu wala taftinna ba’dah."